Senin, 23 April 2012

Penajam..... Negeri Balikpapan Seberang

Dahulu daerah ini terkenal dengan sebutan Balikpapan seberang karena letaknya dipisahkan oleh selat kalimantan. Penajam Paser Utara  merupakan daerah otonom baru yang memisahkan diri dari Kab. Paser dengan ibukota di penajam. Dapat ditempuh dengan kapal cepat dari pelabuhan Semayang kurang lebih 10-15 menit dan menempuh jarak kurang lebih 4 km. Lalu lintas daerah ini cukup ramai karena merupakan jalan lintas kalimantan ke Banjarmasin, Kalsel.
Jika dibuat jembatan yang menghubungkan antara Balikpapan dengan Balikpapan seberang maka akan lebih cepet sampainya dan lalu lintas perdagangan akan lebih pesat. sebagian warga penajam kalo akhir pekan banyak yang menghabiskan waktunya di balikpapan kota. demikian juga pegawai disana masih banyak yang tinggal di balikpapan.
Daerah yang memiliki sumber daya alam lazimnya daerah laindi Kaltim ini, mulai berkembang pesat dan pembangunan mulai marak disana. Kompleks Kantor Pemerintahannya bagus dan tertata rapi sehingga memudahkan orang apabila akan mengurus sesuatu. Tempat wisata belum banyak disentuh karena tempat penginapan belum banyak dan belum berbintang karena letaknya yang deket dengan Balikpapan sehingga orang lebih suka menginap ditempat yang ramai.
Saya pertengahan April kemarin ke PPU biasanya di singkat untuk dinas sebagaimana undangan Pemda setempat. Dengan menginap semalam disana saya bisa merasakan sebenarnya masih banyak potensi yang bisa digali untuk meningkatkan penerimaan daerah dan menjual kepada investor untuk menanamkan modalnya disana. satu hal yang menarik disana terdapat penangkaran rusa yang jumlahnya hingga ribuan sebagai ternak unggulan di Kaltim

Selasa, 03 April 2012

Kalimantan Selatan Provinsi Seribu Tugu


Kalimantan Selatan dengan ibukota provinsi di Banjarmasin terkenal akan sungai-sungainya, bahkan orang akan slalu ingat apabila disebutkan pasar terapung. Provinsi yang berada di selatan pulau kalimantan ini kaya akan Sumber Daya Alam terutama Batubara yang merupakan terbesar kedua setelah Kalimantan Timur.
Saya kesana pada pertengahan Februari 2012 dalam rangka tugas kantor ke Kabupaten Tanah laut dan Kab. Banjar. Dengan menumpang pesawat GA kami mendarat di Bandara Samsuddin Noor, bandara yang tergolong masih kecil untuk ukuran provinsi yang penduduknya tergolong padat dan banyaknya frekuensi penerbangan. kemudian kami melanjutkan perjalanan langsung ke Kab. Banjar dengan melewati kota banjar baru. selama perjalanan kita temui banyak tugu yang ada di persimpangan jalan. sesampainya di Martapura, ibukota Kab. Banjar jangan sampai ketinggalan mengunjungi pusat cinderamata yang terdapat di pusat kota. Banyak ditawarkan cinderamata khas Banjar salah satunya kain batik khas banjar, tikar, batu permata. sebelum ke penginapan di Banjar baru kami sempatkan untuk mencicipi soto khas banjar.
satu hal setiap dinas disuatu daerah, tak lupa bersilaturahmi baik ke rumah saudara atau teman. di Banjar baru saya sempatkan untuk berkunjung ke rumah saudara dan saya diajak untuk makan malam bersama serta berkeliling kota banjar baru. setelahnya kembali ke hotel untuk menjemput pagi dengan agenda utama ke Tanah Laut. sebelum ke Tanah Laut terlebih dahulu ke Banjarmasin sebelum dilanjutkan bersama kawan ke Tanah Laut yang berjarak sekitar 60 Km. Setelah selesai agenda di Tanah Laut kita menuju ke Jembatan Mahakam yang menjadi kebanggaan masyarakat Kalsel. Jembatan yang memiliki tiang penyangga itu merupakan jalan lintas menuju ke Kalteng. Dari atas jembatan kita bisa melihat lalu lalang kapal tongkang pengangkut batubara.
di hari ketiga di Kalsel sebelum pulang kembali ke Jakarta, kita sempatkan kembali ke Martapura untuk melihat Masjid Besar di Martapura yang dari arsitekturnya cukup bagus dan sering terlihat ditelevisi waktu kumandang adzan magrib. tak lupa mencari oleh2 untuk teman dan keluarga di Jakarta. sampai berjumpa lagi banjarmasin...... sampai berjumpa kembali Kalsel dilain waktu.

Selasa, 20 Maret 2012

Belitungku kini banyak berubah

Hampir lima tahun yang lalu kutinggalkan belitung sebagai kampung keduaku sekarang banyak berubah waktu aku berkunjung kesana akhir tahun yang lalu. banyak perubahan disana-sini, jalan sudah diperlebar, banyak bangunan baru, yang terakhir sekarang sudah banyak hotel-hotel berbintang disana yang tidak ketemui waktu aku disana. perkembangan industri pariwisata sekarang selangkah lebih maju dengan dikenalnya belitung dengan eksotiknya pantai pasir putihnya dan ini berkat laskar pelanginya andrea hirata. banyak agen wisata yang menawarkan perjalanan wisata dengan mengunjungi daerah wisata andalan di pulau belitung seperti pantai tanjung tinggi dan tanjung kelayang dengan batu batu besarnya, pulau lengkuas dengan mercusuarnya, atau keindahan dasar lautnya dengan diving atau snorkeling di permukaan lautnya yang biru.
Daerah terkenal dengan batu meteor (billiton) ini sekarang menjadi daerah tujuan wisata, perekonomian rakyatnya jadi berkembang. Kalau suka wisata kuliner disana banyak makanan khas yang menggoda selera. Ada gangan kepala ikan, mie khas belitung di dekat tugu batu satam, serta makanan laut lainnya.
Kalo sempet ke arah timur pulau belitung tepatnya di daerah Gantung, bisa melihat replika sekolah laskar pelangi yang buat pengambilan gambar filmnya. kemudian bisa ke arah kelapa kampit, yang suka makan durian bisa wisata kebon dimana banyak beberapa jenis buah hasil perkebunan salah satunya buah durian yang sering di kirim ke Jakarta. satu hal yang perlu dilakukan kalo sudah ke wilayah timur belitung ini yaitu mencicipi kopi khas yang bercita rasa beda dengan yang ada diwilayah lain.
Kunjungan kemarin kesana dalam rangka dinas sehingga tidak bisa mengunjungi kawan2 lama dan saudara yang ada disana. Ada waktu sebentar kusempatkan berkunjung ke KPPN Tanjung Pandan untuk sekedar nostalgia dengan tempat kerja ku selama disana. Sekarang hampir 100 % bangunannya berubah, lebih bagus dari yang dahulu dan semoga lebih bagus lagi dalam kinerjanya. semoga lain waktu bisa kembali ke pulau yang banyak memberikan kenangan manis dalam lembaran hidupku......

Kamis, 08 Desember 2011

Bidadari Kecilku yang Cantik


Alhamdulillah tepat pukul 06.42 WIB, hari Minggu tanggal 4 Desember 2011 bertempat di RS sari Asih Cileduk telah lahir ke dunia bayi perempuan yang manis, anak kedua buah hati kami. Bayi dengan berat 3,0 kg dan panjang 48 cm lahir dengan cesar (CS) dikarenakan KPSW istilah medisnya atau ketuban pecah sebelum waktunya. Seperti halnya anak pertama, anak kami kedua lahir lebih awal dari waktu yang diperkirakan sebelumnya.
Saya tidak bisa mendampingi istri saat melahirkan kedua anak kami, waktu anak pertama saya dinas ke Balikpapan dan sekarang saya berada di Belitung. mungkin itu takdir dari Allah SWT. kami tetap bersyukur atas nikmat yang telah diberikan sehingga bayi kami lahir dalam keadaan sehat jasmani dan rohani.
Aslam seneng banget dengan kelahiran adiknya, tapi sekarang agak manja sedikit dan minta perhatian lebih dari kedua orang tuanya.... mungkin cemburu kali.....
semoga nantinya menjadi anak yang sholehah, berbakti kepada orang tua... berguna bagi agama, nusa dan bangsa...

Selasa, 19 Juli 2011

Sorong Ke Sana


Seminggu yang lalu tepatnya tanggal 11 s.d 14 Juli 2011, saya melakukan perjalanan ke Sorong. Perjalanan ke sana dilakukan dalam rangka dinas bersama atas undangan kawan-kawan KESDM dan di fasilitasi oleh kawan-kawan Dinas Pertambangan Prov. Papua Barat. Perjalanan ke Sorong di lakukan pada malam hari dengan memakai maskapai penerbangan Batavia Air. Dengan Rute Jakarta Soekarno Hatta menuju Bandara Sorong dengan singgah di Surabaya dan Makassar. Kita rombongan dari Jakarta sampai di bumi cendrawasih pada pukul 06.00 WIT. pendaratan tidak mengalami kendala walaupun bandara masih basah karena hujan lebat barusan usai mengguyur pulau di timur Indonesia ini.
Sesampainya disana yang dituju pertama kali adalah tempat makan, karena perut rasanya keroncongan karena hanya dapat air mineral dan roti saja waktu di udara. maka kita menuju warung makassar untuk memesan dan menyantap makanan khas makassar yaitu coto makassar. kemudian kita menuju hotel untuk melepas lelah dan kantuk yang masih menerpa rombongan dari Jakarta. Kita menuju ke Hotel Cartenz, hotel berbentuk kapal yang terdiri dari tiga lantai di tepi laut. letak hotel yang agak jauh dari pusat kota menawarkan suasana seperti kita berada di sebuah kapal dengan asesoris dan bentuk seperti layaknya kapal. hotel yang mendapatkan rekor muri tahun 2010 karena hotel berbentuk kapal terbesar di Indonesia.
saya tidak bisa tidur dan istirahat walaupun rasa capek masih terasa ditubuh, untuk menghilangkan rasa jenuh syukurlah ada hot spot di hotel ini sehingga bisa untuk sedikit membuka laptop dan menjelajah dunia maya.
sori harinya kita bersama pergi untuk makan siang sekaligus sore karena waktunya memang sudah sore, rumah makan yang di tuju adalah rumah makan di tepi pantai yang menghadap langsung ke laut. dengan makanan yang sebagian besar makanan laut atau seafood kita menyantapnya dengan lahapnya dikarenakan dah lapar dan letih menunggu makanannya yang agak lama masaknnya. sebelum kembali ke hotel kita membeli amunisi untuk teman menghabiskan malam agar tidak terserang rasa lapar.
waktu yang ditunggu-tunggu tiba yaitu acara inti rekon dan sosialisasi, saya mewakili instansi saya sebagai nara sumber dengan para audiens se-provinsi apua barat. acara berjalan lancar dan tak terasa sore dah menjelang. kita ke kota untuk mencari oleh-oleh dan tak lupa kita menikmati indahnya pantai papua di sorong. Perjalanan sore itu kita lanjutkan dengan makan malam karena dah malam menjelang, kita berhenti di tembok berlin, orang sini menyebutnya karena banyak orang yang menjajakan makanan seafoad sebagai makanan utamanya. kita melahap makanan tersebut sebelum kembali ke hotel untuk menanti pagi dan kembali ke Jakarta.
kita tidak bisa ke raja ampat karena cuaca yang tidak bersahabat, mungkin next time kalo ada kesempatan kita akan menikmati keindahan alam bawah laut yang menawan dan terkenal ke seantero dunia. kita pulang menuju jakarta dengan pesawat berbadan kecil yaitu wings air pagi2 sekali menuju ke ambon untuk transit sebelum kita lanjutkan dengan pesawat garuda indonesia ke jakarta, dengan sekali lagi transit di makassar.
kenangan indah dari sorong semoga kita bisa kembali ke sana.....

Senin, 20 Juni 2011

ada yang pergi, ada yang datang


Subdit DBH SDA merupakan tempatku bekerja sekarang sejak saya diterima di Perimbangan Keuangan pada tahun 2007, sebelumnya saya mengabdi di KPPN Tanjung Pandan. tak terasa sudah 4 tahun lebih saya disini, membaur dengan temen2 yang sangat kompak, asyik, dan mempunyai rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi. saya menikmati kebersamaan yang terjalin selama ini, kita bahkan seperti keluarga sendiri, saling membantu kalau ada masalah baik dalam pekerjaan maupun sampai masalah pribadi dan kekeluargaan. satu hal yang sering kali terjadi dalam suatu organisasi adalah ada yang pindah atau mutasi. baik yang keluar dari organisasi kita atau masuk dalam organisasi kita.
belum lama ini, subdit kami ada yang terkena mutasi untuk pindah kerja ke unit lain. sebelumnya lagi ada kawan yang pindah kerja ke pemda karena mendekatkan dengan keluarga. tetapi kita mendapatkan tambahan kawan baru yang lebih segar dan fress. semoga nanti kita bisa bekerja sama menjadi team yang solid dan tetap satu keluarga subdit dbh sda.... satu keluarga perimbangan keuangan.

DTU Legal Drafting


Minggu kemarin, selama seminggu saya mengikuti legal drafting yang diadakan oleh pusdiklat keuangan umum di pancoran. diklat diikuti kurang lebih 50 an peserta yang berasal dari semua eselon satu di keuangan. saya sendiri sebagai utusan dari perimbangan keuangan, sama seperti wakil dari perbendaharaan. sedangkan dari instansi lain mengirim wakil 2 sampai 5 orang. diklat seyogyanya dibuka oleh karo hukum, tetapi karena berhalangan hadir disebabkan suatu hal yang tidak bisa di tinggalkan maka di buka oleh wakil dari biro hukum kemenkeu.
selama hampir seminggu, ku mendapatkan pengetahuan dasar hukum dan tata cara penyusunan peraturan perundangan2an terutama PMK yang hampir tiap tahun saya buat. belajar hukum memang mengasyikkan walaupun dasar saya orang ekonomi. memainkan kata-kata sampai titik koma harus di cermati. menjelang akhir2 diklat kami mendiskusikan berbagai hal mengenai peraturan perundang-undangan. masing2 kelompok mepresentasikan hasil kerja kelompok dan membahasnya dengan peserta lain didampingi oleh pembimbing.
rutinitas selama diklat yaitu coffee break, isoma, maksi merupakan hiburan tersendiri untuk mengurangi kejenuhan selama diklat. banyak hikmah yang dapat saya ambil dari keikutsertaan diklat tersebut salah satunya dapat menambah teman baru selain pengetahuan2 baru yang semoga dapat bermanfaat dalam membantu pekerjaan saya di kantor.... semoga dapat mengikuti diklat2 lainnya dan mampu menambah manfaat.