Senin, 20 Juni 2011

ada yang pergi, ada yang datang


Subdit DBH SDA merupakan tempatku bekerja sekarang sejak saya diterima di Perimbangan Keuangan pada tahun 2007, sebelumnya saya mengabdi di KPPN Tanjung Pandan. tak terasa sudah 4 tahun lebih saya disini, membaur dengan temen2 yang sangat kompak, asyik, dan mempunyai rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi. saya menikmati kebersamaan yang terjalin selama ini, kita bahkan seperti keluarga sendiri, saling membantu kalau ada masalah baik dalam pekerjaan maupun sampai masalah pribadi dan kekeluargaan. satu hal yang sering kali terjadi dalam suatu organisasi adalah ada yang pindah atau mutasi. baik yang keluar dari organisasi kita atau masuk dalam organisasi kita.
belum lama ini, subdit kami ada yang terkena mutasi untuk pindah kerja ke unit lain. sebelumnya lagi ada kawan yang pindah kerja ke pemda karena mendekatkan dengan keluarga. tetapi kita mendapatkan tambahan kawan baru yang lebih segar dan fress. semoga nanti kita bisa bekerja sama menjadi team yang solid dan tetap satu keluarga subdit dbh sda.... satu keluarga perimbangan keuangan.

DTU Legal Drafting


Minggu kemarin, selama seminggu saya mengikuti legal drafting yang diadakan oleh pusdiklat keuangan umum di pancoran. diklat diikuti kurang lebih 50 an peserta yang berasal dari semua eselon satu di keuangan. saya sendiri sebagai utusan dari perimbangan keuangan, sama seperti wakil dari perbendaharaan. sedangkan dari instansi lain mengirim wakil 2 sampai 5 orang. diklat seyogyanya dibuka oleh karo hukum, tetapi karena berhalangan hadir disebabkan suatu hal yang tidak bisa di tinggalkan maka di buka oleh wakil dari biro hukum kemenkeu.
selama hampir seminggu, ku mendapatkan pengetahuan dasar hukum dan tata cara penyusunan peraturan perundangan2an terutama PMK yang hampir tiap tahun saya buat. belajar hukum memang mengasyikkan walaupun dasar saya orang ekonomi. memainkan kata-kata sampai titik koma harus di cermati. menjelang akhir2 diklat kami mendiskusikan berbagai hal mengenai peraturan perundang-undangan. masing2 kelompok mepresentasikan hasil kerja kelompok dan membahasnya dengan peserta lain didampingi oleh pembimbing.
rutinitas selama diklat yaitu coffee break, isoma, maksi merupakan hiburan tersendiri untuk mengurangi kejenuhan selama diklat. banyak hikmah yang dapat saya ambil dari keikutsertaan diklat tersebut salah satunya dapat menambah teman baru selain pengetahuan2 baru yang semoga dapat bermanfaat dalam membantu pekerjaan saya di kantor.... semoga dapat mengikuti diklat2 lainnya dan mampu menambah manfaat.

Rabu, 11 Mei 2011

Foto Keluarga





selamat berbahagia om ...


Sabtu, 7 Mei 2010 bertempat di kediaman mempelai wanita di daerah wedarijaksa, pati maka resmilah ikatan suami istri antara om kholil dan tante susi. semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan warohmah serta cepat di kasih momongan. kita sekeluarga menghadiri acara (ayah, bunda serta aslam) ini dengan memakai pakaian batik seragam yang berwarna ungu. bunda kelihatan cantik, ayah kelihatan ganteng serta aslam yang cuek walaupun memakai baju batiknya. aslam sudah sebulam di jawa tepatnya awal bulan april saat nikahnya budhe azizah. lebih sebulam aslam akrab banget sama mbah kakung serta omnya. samapai-sampai saat mau balik jakarta nggak mau ditinggal oleh mbahnya bahkan sampai mengigau di dalam bus saat perjalanan pulang ke jakarta.
banyak acara yang dilakukan sebelum hari yang telah ditentukan, rumah mbah di pati selalu ramai orang yang membantu membuat jajan dan makanan baik buat antaran maupun buat di sajikan. tak ketinggalan bunda aslam ikut membantu walaupun nggak bisa seratus persen dikarenakan lagi mengandung adiknya aslam. rasa capek tidak dirasa dan rasa senang dan bangga bisa membantu memperlancar prosesi pernikahan om tercinta.
satu hal yang sangat di suka oleh aslam yaitu selalu di turutin atau di manja oleh si embahnya, apa yang dimau selalu diturutin bahkan mainannya lum ada sebulan saja sudah ada satu kerdus. hampir tiap hari main di luar dan dalam keadaan panas matahari sehingga membuat kulitnya yang dulu putih agak kecoklatan. tetapi aslam menikmatinya hampir tidak pernah tidur siang. mbahnya pernah mengajak ke sekolah ngajar.... aslam langsung akrab sama kawan2 mbahnya bahkan diajak main komputer yang ada gamenya. itulah aslam yang suka banget sama game dan baru lihat aza langsung bisa jalanin.
selama sebulan di jawa, aslam mengunjungi juga mbah klaten untuk menghilangkan rasa kangen dengan sepupu2nya yang ada di sana. hampir sama saat di pati, di klaten aslam juga bermain terus walaupun tak sebebas di pati karena rumahnya mbah yang di klaten ada pagarnya sehingga nggak leluasa keluar pekarangan.
semua ini harus berakhir dan saatnya kembali ke jakarta tempat tinggal aslam dengan membawa sejuta kenangan bersama keluarga yang selalu "ngangenke"

Rabu, 30 Maret 2011

DI HARI YANG BAHAGIA

Tidak terasa umurku telah memasuki kepala tiga.... masih banyak cita-cita yang belum aku gapai.... tapi aku harus bisa bersyukur atas nikmat Allah yang telah diberikan selama ini.... nikmat kesehatan, pekerjaan dengan penghasilan yang alhamdulillah cukup untuk menghidupi keluarga kecilku, rumah walaupun masih kredit ya itupun patut disyukuri sehingga tidak perlu pindah2 kontrakan lagi. satu nikmat yang tiada duanya bagi aku yaitu diberikannya istri yang sholehah dan anak sholeh yang selalu menambah semangat aku dalam segala hal.
Di umurku yang ke-30 ini telah banyak kulalui liku-liku kehidupan, baik masa kanak-kanakku di bawah bimbingan kedua orang tua yang selalu mensupport aku, masa remaja yang sudah jauh dari keluarga karena menimba ilmu dan sekarang jauh karena di sinilah kehidupanku... terima kasih aku ucapkan kepada temen-temen yang telah sudi membantu aku selama ini baik dalam suka maupun duka.
Buat ananda Aslam "jagoan kecilku", makasih buat lagu yang khusus dinyanyikan buat ayah tercinta, kau permata hidupku.... pemberi semangat dalam ayah bekerja dan meraih mimpi-mimpi yang belum tercapai. terima kasih atas tawa riangmu dikala ayah lelah sesampai di rumah selepas kerja terasa segar kembali. istriku tercinta, makasih atas cintamu dan sayangmu.
Masih banyak secerca harapan yang perlu kugapai dan jalan2 yang berliku harus kulalui semoga mendapatkan hasil yang maksimal dan selalu dalam petunjukmu.. ya Allah... aku hanya berusaha dan hanya Engkau Yang Maha Kuasa atas segalanya. terakhir terima kasih ya Allah

Minggu, 27 Februari 2011

Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam


Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) merupakan salah satu dana perimbangan yang termasuk komponen Transfer ke Daerah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2005 dijelaskan bahwa Dana Bagi Hasil adalah dana yang bersumber dari APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka presentase untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi. Dari pengertian tersebut dapat diketahui bahwa dana bagi hasil mengenal 2 prinsip yaitu by origin dan by realisasi, by origin yaitu daerah penghasil akan mendapatkan porsi yang lebih besar (daerah lain dalam satu provinsi hanya menerima pemerataan) sedangkan by realisasi yaitu penyaluran dana bagi hasil dilaksanakan berdasarkan realisasi penerimaannya. Dana Bagi Hasil sebenarnya ada 2 macam yaitu Dana Bagi Hasil Pajak dan Dana Bagi Hasil SDA.
Cakupan DBH SDA terdiri dari :
1. DBH SDA Pertambangan Migas
2. DBH SDA Pertambangan Umum
3. DBH SDA Kehutanan
4. DBH SDA Perikanan
5. DBH SDA Pertambangan Panas Bumi (terbaru)
(porsi pembagian persentase tertera dalam UU 33 tahun 2004)
Pelaksanaan DBH SDA di Direktorat Dana perimbangan,DJPK sudah menginjak tahun ke-5 (mulai 2007), banyak permasalahan yang timbul pada awal2 pelaksanaanya tetapi sekarang sudah baik dalam pelaksanaannya. keberhasilan ini merupakan kontribusi juga dari kawan2 departemen teknis serta daerah penghasil yang mulai aktif salah satunya dalam penyampaian data.
Penetapan PMK
Setelah pagu alokasi disahkan dalam rapat paripurna DPR, menteri teknis menetapkan ketetapan daerah penghasil dan dasar penghitungan untuk dana bagi hasil per daerah. berdasarkan PP 55/2005 SK daerah penghasil seharusnya paling lambat diterima oleh Kementerian Keuangan 60 hari sebelum tahun anggaran berjalan. kemudian berdasarkan SK tersebut, Kemen. Keuangan menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Perkiraan Alokasi DBH-nya paling lambat 30 hari setelah SK diterima. PMK bukan angka yang akan diterima suatu daerah tetapi merupakan perkiraan yang akan digunakan sebagai dasar penyaluran Tw I dan II (sesuai PMK 126 Tahun 2010) dan yang akan menjadi hak daerah adalah realisasi penerimaan SDA-nya.
Penyaluran DBH
DBH SDA akan di salurkan per triwulan, triwulan I dan II besarnya sesuai PMK 126/2010 untuk masing jenis DBH SDA sedangkan triwulan III dan IV disalurkan berdasarkan realisasi sebelumnya dilakukan terlebih dahulu rekonsiliasi dengan daerah penghasil. Jika realisasi lebih kecil dari pada yang telah disalurkan triwulan I dan II maka terjadi lebih salur dengan demikian tidak ada penyaluran di triwulan III. dan terjadi penyaluran apabila realisasi lebih besar dari pada penyaluran triwulan I dan II yang berdasarkan PMK. untuk itu agar tidak terjadi lebih salur maka diperlukan perencanaan yang bagus dan bantuan daerah untuk penyampaian data kepada kementerian teknis selaku pengelola PNBP.

Selasa, 22 Februari 2011

SMK Swakarya Tanjungpandan


Sekolah menengah kejuruan yang terletak di dekat pelabuhan tanjung pandan tepatnya di jalan RE. Martadinata. sekolah dengan bangunan lama dengan pagarbesinya, di situlah saya pernah mengabdi membantu mengajar di luar aktivitas sebagai pegawai KPPN Tanjung Pandan. Kegiatan mengajar tersebut aku jalani setelah mendapat ijin atasan dan dilakukan waktu sore hari karena sekolah tersebut memang masuk sore hari. Guru2 yang ngajar juga paginya ada yang ngajar di sekolah negeri dan banyak juga pegawai pegawai pemkab belitung.
kegiatan ngajar itu berlangsung hampir 3 tahun sampai surat tugas pindah ke Jakarta. banyak hal yang kita peroleh, kawan baru, pengalaman baru, bahkan kita bisa melepas sejenak dengan angka2 pekerjaan kantor. sekolah yang multietnik, karena banyak juga siswa dari etnis tionghoa tetapi sudah membaur dengan pribumi. banyak peristiwa yang tidak bisa dilupakan sewaktu bersama anak-anak, kenakalan2 nya karena usia remaja, keluguannya.
saat kelulusan menjadi hal yang paling berkesan, kita ikut senang jika banyak yang lulus tapi kita ikut sedih kalo sampai ada yang nggak lulus. semoga nanti kalo ada waktu ke belitung lagi pingin kembali melihat bagaimana sekarang sekolah tersebut dan kabar anak2 ku kemarin mungkin ada yang sudah lulus sarjana kalo melanjutkan...... semoga pada sukses